Rabu, 23 Februari 2011

Kira-kira apa ya yang akan terjadi kalau film Hollywood tidak diputar lagi di Bioskop Indonesia?

Huhmm,kemarin Blackberry, lalu facebook dan twitter, sekarang giliran film Hollywood yang diisukan akan hengkang dari pasar Indonesia karena rencana pemerintah untuk menaikkan pajak impor film asal Hollywood. Kira-kira apa ya yang akan terjadi kalau memang hal tersebut terjadi?
Ini dia kemungkinan-kemungkinannya:

1.  Layar tancap hidup kembali
    Membaca tweet Joko Anwar,salah satu sineas Indonesia, yang mengatakan "Kenapa gue harus 'hore!' gak ada film impor di bioskop? Kalo bioskop tutup gue mau tayangin film dimana? Di Monas?"; Kami jadi berpikir. . .Mungkin tidak selamanya tutupnya bioskop membuat dampak yang buruk. Coba deh kita ingat-ingat lagi kapan kita nonton layar tancap? Pasti sudah lama kan. Siapa tahu. . .kalau bioskop tutup, layar tancap jadi hidup kembali untuk mendukung perfilman Indonesia. . .

2. Bioskop dikuasai film-film Indonesia
    Daripada tidak nonton apa-apa, mending nonton film Indonesia. Mudah-mudahan para sineas akan tertantang untuk memperbaiki mutu film Indonesia. Sehingga yang kita tonton adalah yang sekelas "Naga Bonar jadi Dua", "Arisan!", "Laskar Pelangi", "Sang Pemimpi", bukan sekelas kisah cinta, kuntilanak, dan teman-temannya. . .

3. Film-film lama diputar kembali
    Daripada tutup sia-sia, mungkin bioskop akan memutar lagi film-film lama.

4. Masuk film-film dari negara lain
    Mati satu tumbuh seribu! Gak ada film Hollywood masih ada film Bollywood! Siapa tahu, dengan gak adanya film-film Hollywood di Indonesia, akan masuk film lainnya dari India, China, Taiwan, Thailand, Korea Selatan, Perancis, Inggris, bahkan dari Amerika Latin! Tentunya akan menjadikan film-film di Indonesia beragam. Jadi, kenapa kita tidak mempersiapkan diri untuk duduk lebih lama di bioskop sambil menonton film India mulai dari sekarang!

5. Pengusaha bioskop bangkrut
    Film-film yang diputar di bioskop mayoritas masih didominasi oleh film-film layar lebar produksi Hollywood. Industri film Indonesia memang sudah mulai menunjukkan giginya, tapi masih belum siap menyaingi para produsen film asal Hollywood. Jika hanya memutar film Indonesia, para pengusaha bioskop pasti yang akan kena imbasnya.

6. Angka pengangguran meningkat
    Bioskop tutup, para pegawai otomatis kehilangan pekerjaannya!

7. Penjual DVD bajakan jadi semakin kaya
    Film Hollywood masih diputar dibioskop aja,kita-kita masih suka beli DVD bajakan. . .Apalagi kalau udah gak ada film Hollywood lagi, pasti penjualan DVD bajakan meningkat drastis dan sangat menguntungkan penjual DVD bajakan itu!

8. Buku kembali laris
    Selama ini kita pasti lebih memilih untuk menonton filmnya langsung di bioskop daripada membaca bukunya, sebut saja Harry Potter, tapi dengan ditariknya film-film Hollywood ini, mau tidak mau kita harus membeli bukunya jika kita memang penasaran dengan ceritanya.

9. Pacaran di bawah pohon mangga
    Haaaa,yang satu ini nih, karena tempat favorit pacaran (alias bioskop) udah tutup, pacarannya kembali ke tempat lama dehh,hahahaha :D

source: MSN entertainment
*dengan sedikit perubahan*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar